The Lion Surabaya Menang Telak 84-24 atas Tri Dharma Probolinggo di Positive Impact Arena
SURABAYA – The Lion Surabaya meraih kemenangan mutlak dengan skor 84-24 atas Tri Dharma Probolinggo dalam pertandingan kategori KU-10 Campuran yang berlangsung di Positive Impact Arena pada Sabtu (18/10/2026) pukul 10:40 WIB. Brandan Geraldo Soefyan tampil sebagai Player of the Match dengan kontribusi 22 poin dan 9 steals.
Ringkasan Pertandingan
Tuan rumah The Lion Surabaya menguasai jalannya pertandingan sejak awal hingga final buzzer. Dominasi mereka terlihat jelas dari efisiensi tembakan yang mencapai 36%, jauh melampaui Tri Dharma Probolinggo yang hanya mencatat 19%. Di area rebound, The Lion Surabaya juga tampil superior dengan mengumpulkan 72 rebound dibandingkan 38 rebound milik tim tamu.
Selisih tingkat efisiensi antara kedua tim sangat kontras. The Lion Surabaya mencatat rating efisiensi 116, sementara Tri Dharma Probolinggo tercatat minus 13. Perbedaan ini mencerminkan kontrol penuh yang dimiliki tuan rumah sepanjang pertandingan.
Turnover menjadi faktor krusial dalam laga ini. Tri Dharma Probolinggo kehilangan bola sebanyak 29 kali, jauh lebih banyak dibandingkan The Lion Surabaya yang hanya mencatat 10 turnover. Dari kesalahan tersebut, tuan rumah memanfaatkan peluang untuk mencetak 25 bola serta mencatatkan 18 assist berbanding 1 assist dari tim tamu.
Player of the Match
Brandon Geraldo Soefyan (nomor punggung 20) menjadi bintang pertandingan dengan Performance Index 77 dan efisiensi 24. Pemain asal The Lion Surabaya ini mencetak 22 poin dan merebut 9 bola dari lawan. Kontribusinya menjadi pilar utama kemenangan telak timnya.
Evaluasi Tim
The Lion Surabaya tampil dengan permainan yang terorganisir dan efektif. Mereka memanfaatkan setiap peluang dari kesalahan lawan dengan baik. Eksekusi tembakan yang lebih akurat dan distribusi bola yang optimal menjadi kunci dominasi mereka. Dengan 18 assist, menunjukkan bahwa tim ini bermain secara kolektif, bukan hanya mengandalkan individu.
Tri Dharma Probolinggo perlu banyak mengevaluasi performa, terutama dalam menjaga penguasaan bola. Tingginya angka turnover menunjukkan kurangnya ketenangan dan konsistensi dalam membangun serangan. Efisiensi tembakan yang rendah dan minimnya assist juga mengindikasikan belum terbangunnya koordinasi yang solid di lapangan.
Kesimpulan
Pertandingan ini menegaskan superioritas The Lion Surabaya dalam kategori KU-10 Campuran. Mereka tampil sebagai tim yang lebih siap, baik secara teknis maupun mental. Bagi Tri Dharma Probolinggo, kekalahan ini menjadi evaluasi penting untuk memperbaiki fundamental permainan, khususnya dalam menjaga penguasaan bola dan meningkatkan akurasi tembakan.